Senin, 08 Juni 2015

Cara Kerja CPU





CARA KERJA CPU

Mata Kuliah Prodi
Sistem Operasi dan Perakitan Komputer






Disusun Oleh :
Mohammad Ilham Farid Aji. S
1102413079





UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2015




PENDAHULUAN
Di era modern ini, masyarakat sudah tidak asing lagi dengan peralatan elektronik dan perangkat komputer lainnya. Lebih dari 80% masyarakat di Indonesia sudah bisa mengoperasikan perangkat komputer. Terlepas dari itu, kinerja komputer itu sendiri sangat bergantung dengan ‘otak’ nya atau yang sering disebut dengan CPU (Central Processing Unit). Namun masyarakat awam hanya bisa sebatas mengoperasikan perangkat komputer tersebut tanpa mengetahui lebih lanjut apa itu CPU, bagaimana sistem kerjanya, apa saja fungsi-fungsi CPU. Oleh karena itu didalam makalah ini akan membahas pengertian dari CPU,  cara kerja CPU, dan fungsi CPU.


PENGERTIAN CPU
CPU adalah perangkat keras komputer (hardware) yang mempunyai tugas untuk melaksanakan perintah dan mengolah data dari perangkat lunak komputer (software). CPU disebut juga sebagai processor. Sebuah CPU pada dasarnya melakukan tiga fungsi dasar. Ini menerima masukan, proses data, dan menyediakan output. Ini sangat penting untuk pengoperasian sistem komputer.

CPU berperanan untuk memproses arahan, melaksanakan pengiraan dan menguruskan laluan informasi menerusi system komputer. Unit atau peranti pemprosesan juga akan berkomunikasi dengan peranti input, output, dan storan bagi melaksanakan arahan-arahan berkaitan.

Dalam arsitektur von Neumann yang asli, ia menjelaskan sebuah Unit Aritmatika dan Logika, dan sebuah Unit Kontrol. Dalam komputer-komputer modern, kedua unit ini terletak dalam satu sirkuit terpadu (IC – Integrated Circuit), yang biasanya disebut CPU (Central Processing Unit).

Unit Aritmatika dan Logika, atau Arithmetic Logic Unit (ALU), adalah alat yang melakukan pelaksanaan dasar seperti pelaksanaan aritmatika (tambahan, pengurangan, dan semacamnya), pelaksanaan logis (AND, OR, NOT), dan pelaksanaan perbandingan (misalnya, membandingkan isi sebanyak dua slot untuk kesetaraan). Pada unit inilah dilakukan “kerja” yang nyata.

Unit kontrol menyimpan perintah sekarang yang dilakukan oleh komputer, memerintahkan ALU untuk melaksanaan dan mendapat kembali informasi (dari memori) yang diperlukan untuk melaksanakan perintah itu, dan memindahkan kembali hasil ke lokasi memori yang sesuai. Sekali yang terjadi, unit kontrol pergi ke perintah berikutnya (biasanya ditempatkan di slot berikutnya, kecuali kalau perintah itu adalah perintah lompatan yang memberitahukan kepada komputer bahwa perintah berikutnya ditempatkan di lokasi lain).


CARA KERJA CPU
Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. 

Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.

Sebuah penyimpanan data komputer yakni memori, dan mengambil data yang dibutuhkan baik dari Read-Only Memory (ROM) atau Random Access Memory (RAM). ROM adalah memori permanen yang mempertahankan data bahkan ketika sistem dimatikan. RAM adalah memori sementara dan, karena itu, setiap data yang tersimpan akan dihapus saat sistem dimatikan. CPU menggunakan RAM untuk menyimpan dan mengambil data yang pada dasar dibutuhkan. Sebagai contoh, instruksi yang diperlukan untuk memulai sebuah program akan disimpan dan diambil dari RAM.

Cache juga memainkan peran penting dalam fungsi CPU. Cache adalah sejumlah kecil memori berkecepatan tinggi yang menyimpan data. Beberapa prosesor memiliki cache yang bervariasi dalam RAM (SRAM) kapasitas statis. SRAM jauh lebih cepat dari RAM dinamis (DRAM), yang ditujukan untuk memori utama dalam komputer. Tujuan keseluruhan cache adalah untuk meningkatkan kecepatan di mana data diproses.

Permintaan data yang dibuat oleh CPU ditangani oleh cache controller. Ini bisa dibangun ke dalam motherboard atau prosesor itu sendiri. Dengan cache yang merupakan komponen internal, dapat diakses langsung dan, oleh karena itu, menjaga kecepatan prosesor. Tanpa komponen ini, komputer akan berjalan secara dramatis lebih lambat, seperti prosesor akan dipaksa untuk menunggu data yang akan dikirim dari memori sistem utama.

CPU ini tidak hanya merupakan elemen penting, tapi yang terpenting. Tanpa itu, sistem tidak akan bisa berfungsi sama sekali. Komponen penting ini juga menentukan kinerja keseluruhan sistem komputer yang akan diberikan.


FUNGSI CPU
CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapaperangkat keras, seperti papan ketik, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.

Saat sebuah program dieksekusi, data mengalir dari RAM ke sebuah unit yang disebut dengan bus, yang menghubungkan antara CPU dengan RAM. Data kemudian didekode dengan menggunakan unit proses yang disebut sebagai pendekoder instruksi yang sanggup menerjemahkan instruksi. Data kemudian berjalan ke Unit aritmatika dan Logika(ALU) yang melakukan kalkulasi dan perbandingan. Data bisa jadi disimpan sementara oleh ALU dalam sebuah lokasi memori yang disebut dengan register supaya dapat diambil kembali dengan cepat untuk diolah. ALU dapat melakukan operasi-operasi tertentu, meliputi penjumlahan, perkalian, pengurangan, pengujian kondisi terhadap data dalam register, hingga mengirimkan hasil pemrosesannya kembali ke memori fisik, media penyimpan, atau register apabila akan mengolah hasil pemrosesan lagi. Selama proses ini terjadi, sebuah unit dalam CPU yang disebut dengan penghitung program akan memantau instruksi yang sukses dijalankan supaya instruksi tersebut dapat dieksekusi dengan urutan yang benar dan sesuai


Sumber Pustaka


Tidak ada komentar:

Posting Komentar